Tuesday, May 15, 2007

Langkah


Kasih ....

Jiwamu selalu menjejak

di hatiku ...

Ke manapun aku pergi ...


Tuesday, May 8, 2007

Kedamaian Cinta


kekasih ku....

terkadang energi ini begitu meluapnya

terkadang surut tanpa ada bekasnya

peluk jiwaku...

dekap hatiku....


bawa aku ke dalam ketenangan abadi.....

Saturday, April 28, 2007

Ruang Mampat

Dalam sebuah surga dunia sempit nan nyaman
waktu menjadi berlalu dengan sangat memaya dan tak beruang
Lepas dari konstelasi aliran waktu …
Memutar kuldesak

Kemampatan yang di dalamnya kutemui segala keindahan,
Dirimu …
Kebersamaan yang mengalir hangat
Sentuhan yang sanggup berbicara mengartikan sejuta kata
Aliran nafas yang menyadarkan akan kehidupan
Warna segala emosi yang kemudian muncul bertautan
Perdialogan tentang banyak pemikiran
Cinta dengan segala hasrat

Rumah ruang yang hanya berisi kita
Dan hanya menjadi diri kita
Tak ada peran, tak ada tugas
Yang ada hanya alunan keheningan
Yang kemudian menyatu dengan irama denyut nadi

Aroma wangi frangipani menghanyutkan
Dansa kecil ikuti arah hati melangkah
Tontonan pertunjukan adegan kehidupan

Sebuah piknik keluarga dalam ruang mampat
Karena hanya ruang itu yang kita punya

Cheers ... !



Cover Shoot

Wednesday, April 25, 2007

Happy 1st Wedding Anniversary


I Do


The "SMS"

When i was lookin at kuta sky with d full moon,i ask 2 myself,is there sum1 who luv to see d sky n star like me? now i know there is..

23 mei 2003,
23:19:59

Kekasih Hati, thanks for the SMS

Bekukan Waktu dan Simpan dalam Hatimu

Seperti Pagi Ini

Hujan selalu menjadi waktu yang tepat
Untuk melambungkan lamunan dan angan-angan

Seperti pagi ini …

Tubuhku demikian pula pikiranku
Tak mau beranjak

Ketika satu persatu lagu yang diputarkan di radio

Seolah ingin membawaku menyusuri masa lalu


Kubiarkan perlahan adegan-adegan hidupku bergulir

Seiring dengan lirik lagu yang terputar

Kubiarkan perlahan ingatanku menjelas

Kubiarkan perlahan segala rasa yang pernah kukecap

Kubiarkan perlahan semua wajah

Kubiarkan perlahan semua harapan yang pernah ada

Dan yang mungkin masih ada

Bersama dengan berjuta pertanyaan yang ada di kepala

Kubiarkan mengalir perlahan
Satu dua titik mengalir di pelupuk mata
Ketika kita sampai kepada suatu titik di dalam hidup

Suatu titik di mana kita mengerti apa yang Tuhan rencanakan

Suatu titik di mana Dia ingin kita mengerti apa yang Dia lukiskan untuk hidup

Suatu titik di mana Dia berdialog

Walau kita terkadang tak menangkap apa yang ingin dibicarakanNya
Karena kita terkadang terlalu berusaha keras untuk mengartikan bahasaNya

Padahal Dia berbicara dengan cara yang sederhana

Langsung ke dalam hati

Seperti pagi ini …

Kunikmati perasaan yang mengikuti lagu-lagu yang mengalir bersamaan
Dengan air hujan yang jatuh ke tanah

Mendinginkan seketika perasaan yang bergemuruh oleh masa lalu

Membekukan kemudian penyesalan dan kegelisahan

Yang ada hanya sebuah senyuman
Jawaban akan menghampiri satu per satu

Jangan pernah tanyakan kapan datangnya

Seperti pagi ini …


Seolah hujan yang jatuh sepanjang pagi ini

Diturunkan untukku membersihkan diri, hati dan pikiran

tentang masa yang pernah berlalu

Karena aku akan menikah

Dengan perasaan bersih

Seperti pagi ini …

Jakarta, 25 November 2005

Bersama namun Terpisah

Cemburu

Ada perasaan berdesir yang mendadak muncul ketika tatapan kita sungguh
secara sengaja bertemu. Aku tidak mengenalmu dengan segala sejarahmu,
tentu saja kaupun tidak tahu menahu tentangku.

Namun tatapan itu begitu menusuk sampai menembus tempat di mana jiwa
manusia berhuni. Sinar matamu seperti ujung pedang yang dengan tenaga
sehempas saja sanggup melukai lubuk hati. Mungkin juga kilat mataku.

Jangan salah sangka ! Kau tidak menjadi seorang pemenang dengan masa
lalunya, dan akupun tidak menjadi pecundang dengan segala masa
depannya.
Karena kita masing-masing … hanya memiliki setengah saja dari
porsi waktu hidupnya.

Mari Kita Menikah


Menikahi pikiran ...

Menikahi tubuh ...

Menikahi jiwa ...


Menikahi rasa ...

Menikahi Tuhan ...
7 April 2006

Koran Pagi

Kasih….. aku datang lagi….
Bukan untuk mengetuk
aku datang untuk menyelipkan koran pagimu
dari celah pintu kayu coklat dengan hiasan jalinan kerang yang menjadi tirai kamar mu.

Kasih … aku datang tanpa asa.
Aku datang dengan hampa.
Aku bersama para maniak tanpa binar kota jakarta adalah sama.
Sama seperti puluhan kolom kriminal,
dimana pembunuhan dan insest adalah nyata,
dimana sex dan fitnah adalah nafsu.

Aku datang lagi
setiap hari
setiap pagi
Bukan untuk mengetuk
aku datang untuk menyelipkan koran pagimu
dari celah pintu kayumu yang selalu tertutup
dari lelaki
horny
juga janji-janji sampai mati
apa lagi sekedar menghabiskan malam
menunggu pagi.

Aku mungkin hanya akan berisi itu ke itu melulu
sampai kamu jemu
jangan kan bertemu
berlalu pun masih sebatas ragu.

Aku, koran pagi mu
yang dapat membuatmu berbinar sekaligus gusar
biru sekaligus ragu
asa bersama hampa
hitam menarik putih.

Halaman pertama berkata, kita masih terus menunggu lahirnya satria.
Masih dihalaman pertama disudut kanan bawah bertengger lelucon hangat permainan syahwat.

Ku cinta kau bukan hanya kata,
ku cinta kau bukan hanya makna,
Ku cinta kau karena ku cinta kau.

Dan kalaulah harus ada sebab di dalamnya,
sebagai alasan pembenaran, peretas keraguan,
maka dengan lantang kukatakan,

KU CINTA KAU MULAI DARI PUSAR DAN SATU JENGKAL DIATAS DAN DIBAWAHNYA.

Cintaku karena jantung dan hatimu,
juga buah dada dan kemaluanmu.

Yopie, 26 November 2003

Kutemukan Mimpi dan Khayalan

Bilang aku seorang pemimpi
Katakan langsung ke mukaku dengan lantang
kalau aku seorang penghayal...

Melihat kamu berjalan di depan ku,
pagi hari, sewaktu berangkat sekolah, adalah mimpi
Memandangi mu dari jauh,
berbicara, tersenyum, tertawa, bersikap, adalah khayalan....

Kontak mata dengan mu, waktu pun berhenti
Sentuh tangan mu, nafasku berhenti
Peluk diriku, jantungku berteriak
Cium bibirku, otaku tak berfungsi
Satu nafas, satu denyut nadi, jiwa ku tinggalkan tubuh ku.......

Mungkin banyak yang telah jatuh cinta dengan mu
Mungkin kau pun telah banyak menjatuhkan cinta mu
Mungkin kau pun telah banyak jatuh untuk cinta

Tapi tidak kah kau sadar
Khayalan akan gadis yang berjalan di depan ku dengan dunianya sendiri
Mimpi untuk dapat berjalan berdampingan dengannya
Bisa membuat ku kembali bangun dari keterpurukan cinta.......

Dan sekarang bisa kamu bayangkan
apa yang aku rasakan saat kamu memeluk ku
Saat ku menangis
Saat ku merasa sangat kecil dan jauh
Kutemukan seorang Dewi.

Dan bayangkan apa yang aku rasakan
saat aku bertanya pada mu tentang arti cinta
Bertanya tentang energi yang begitu besar
Bertanya tentang sesuatu yang mengantarkan ku ke awan
Bertanya tentang penjelajahan ku terhadap rasa
Kutemukan Supernova.

Dan bayangkan apa yang aku rasakan
saat aku menemukan Kekasih Hati.....
Seorang Dewi...
Supernova....
Hadir di sebelahku......
Kutemukan seorang Wanita.



Yopie, 2004

Selamanya ...


Romantic Dinner at Gadjah Wong

See you later in another scene


Dua Sejoli

I Love You, Kasih

Senengnyaaa ..